Langsung ke konten utama

Hari Kartini di SMAN 1 Sleman

Happy Kartini's Day!!
    Sabtu, 21 April 2012, OSIS SMAN 1 Sleman mengadakan hari Kartini yang diperuntukkan khusus keluarga SMAN 1 Sleman. Acara dimulai pukul 08.00 WIB dan diakhiri pukul 13.00 WIB.
    Acara lomba yang diadakan adalah lomba Dimas-Diajeng untuk setiap kelas perwakilan satu pasang, lomba mural, dan lomba stand up comedy.
    Dresscode untuk acara tersebut adalah baju adat nusantara. Well, berhubung hadirin yang datang kebanyakan adalah suku Jawa, hampir semua mengenakan pakaian adat Jawa. Eh, tapi ada yang mengenakan baju adat dayak ternyata. Dan orang itu adalah Namira Imas Pengeti alias saya sendiri. Hihihi.. Sejak awal pengumuman tentang acara ini, saya memang berniat untuk tampil berbeda dengan teman teman. Sempat terpikir untuk mengenakan baju adat sulawesi yang namanya baju bodo. Dahulu sewaktu TK saya pernah mengenakan baju ini untuk pentas acara perpisahan. Tetapi ternyata cukup sulit mencari tempat yang menyewakan baju bodo. Saya sudah mencari di tempat yang dikenal menyewakan baju adat lengkap (read:salon bu niniek), tapi ternyata tidak ada untuk ukuran dewasa, hanya ada ukuran untuk anak TK. Saya cukup kecewa dengan hal tersebut. Tapi saya yakin Allah pasti memberi jalan untuk saya mengenakan baju adat selain kebaya. Dan Allah memang memberikan saya jalan. Mama memberi saya masukan untuk meminta tetangga saya yang di Bontang untuk mengirimkan baju bodo ke Jogja. *Sedikit catatan: di Bontang terdapat banyak toko yang menjual baju adat dari berbagai daerah di Indonesia.* Tetangga saya ini bernama Tante Susan. Beliau adalah seorang wiraswasta yang membuka salon dan penyewaan baju. Ternyata Tante Susan hanya memiliki satu baju adat yang masih bagus, yaitu adat dayak, tapi ukurannya L. Sementara ukuran saya adalah M. Alhamdulillah.. Tante Susan bersedia membantu saya mendapatkan baju adat. Awalnya saya berniat meminta baju bodo, tapi saya mengurungkan niat saya karena saya lebih menyukai baju dayak. Hehehe... ^^ Hari itu juga Tante Susan berburu baju dayak untuk saya karena hari itu sudah hari Selasa, sedangkan acaranya hari Sabtu. Setelah mendapatkan baju dayak, Tante Susan langsung mengirimkan baju tersebut ke Jogja. Kamis pagi baju adat tersebut datang ke tempat saya. Alhamdulillah.. :D Penuh perjuangan untuk bisa mendapatkan baju dayak ini.
    Berbagai macam lomba yang dilaksanakan pada Hari Kartini tidak langsung diumumkan pada hari itu juga. Pemenang lomba diumumkan pada Hari Senin, 23 April 2012 di halaman SMAN 1 Sleman. Dilaksanakan apel pagi untuk mengumumkan poin tersebut. Apel pagi tidak hanya melulu membahas mengenai memori Hari Kartini 21 April 2012 kemarin, tetapi beberapa poin mengenai proses belajar mengajar dan Ujian Akhir Semester.
    Kalau saya tidak salah ingat, pemenang-pemenang lombanya adalah sebagai berikut:
Lomba Dhimas-Dhiajeng:
1. XI IPA 2
2. XI IPS 2
3. *sori, saya lupa kelas berapa*
Lomba stand up comedy:
1. XI IPA 3 feat X2
2. XI IPA 4 feat XI IPS 2
3. *sori, saya lupa kelas berapa*
Best costume:
Namira XI IPA 3 (hihihi.. alhamdulillah ya, dapet predikat)
*sebenarnya saya juga ikut stand up comedy. ^^ jadi, saya dapat 2 hadiah*
    Hadiah bagi para pemenang adalah uang tunai yang tentu nominalnya berbeda-beda. Congratulations for all the winners! DAEBAK!! :D
    Hari Kartini kemarin benar-benar menyenangkan. I'll always remember that day, a beautiful one day. Thank you so much Allah! Love you..


Ini saya share hasil foto-foto Hari Kartini kemarin:

Temen-temen peserta lomba Dhimas-Dhiajeng
Bapak guru dan teman-teman ekskul karawitan

Mural di halaman SMAN 1 Sleman
beberapa foto saya dan teman-teman ^^

Pendukung utama acara alias penonton :D

Komentar

  1. Balasan
    1. Halo, Lutfi.. trimakasih sudah comment. ini post sudah lama sekali, semenjak itu belum pernah post lg. saya agak surpised karna ad yg share reaksi setelah baca post saya. hha. thanks ya. :D

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Career Story

Hey yo, it's time to share my career story~ Aku dilantik sebagai dokter hewan di bulan Desember 2019, tapi aku sudah bekerja loh kala itu. Kok bisa??  Bisa donk, guys. Let me tell you, alhamdulillah karir dokter hewan bisa di mana2 banget dan lowongan kerja selalu ada. Bisa dari bidang peternakan, pegawai negeri, tenaga harian lepas di instansi pemerintahan, tenaga pendidik, praktisi hewan kecil, industri makanan dan minuman dari produk hewan, industri obat hewan, laboratorium yang menggunakan hewan coba, bidang konservasi, dsb. Rata-rata sangat mau menerima dokter hewan yang masih menunggu masa pelantikan, tapi sudah harus selesai masa koas. Ketika itu aku mencoba di bidang praktisi hewan kecil yang kebetulan ada lowongannya di Jogja (pada saat itu sebenarnya ada beberapa lowongan daerah Jogja, tapi ndilalahnya kepincut jadi praktisi hewan kecil). Langsung kirim berkas dan wawancara di sebuah klinik yang kebetulan juga dekat dengan rumah. Apakah langsung diterima? Hohoho,, ternyat...

Cerita Singkat tentang Praktikum di Farmako FKH UGM

Belum bisa move on dari cerita perasistenan kemarin. Hari ini cerita lagi ya. Jangan bosen-bosen ya para pembaca 😁😁 So, praktikumnya ngapain aja sih di departemen farmako FKH UGM?  Pada intinya ya tentang obat-obat hewan sih ya. Perkenalan tentang pengertian obat, sediaan-sediaan obat, cara menyiapkan sediaan (nggerus obat, bikin salep, dsb.), nimbang obat pakai timbangan obat, cara pengaplikasian obat (pakai mencit dan tikus lab), hitung-hitungan dosis, bikin simplisia, ekstrak, air infus (literally air infus berdasarkan farmakope loh ini), baca dan nulis resep. Palingan tambahannya yaitu cara handling dan restrain mencit dan tikus laboratorium.  Paling asik pas belajar handling restrain mencit dan tikus lab. Ya walaupun mahasiswa kedokteran hewan tapi ga semua punya nyali sama 2 macam hewan ini. Ada aja yang disuruh nyoba malah jejeritan, ada juga yang ga suka banget sama pupnya mereka dan langsung dilepas gitu aja. Ini mohon maaf ga ada fotonya ya,, karena tidak boleh dip...

Skripsing~ Lalala

Fakultas kedokteran hewan UGM, sama seperti fakultas lainnya yang memiliki program S1, tentunya perlu ada ujian sebelum mahasiswa dinyatakan lulus. Pada umumnya ujiannya hanya 1 kali yaitu ujian pendadaran atau sidang skripsi (bagi beberapa mahasiswa yang jadi asisten di lab. tertentu bisa juga ada ujian semacam seminar proposal). Hohoho~ ini cerita tentang skripsi ya gaes~ ngeri2 sedap~ Akupun salah satu mahasiswa yang mengerjakan skripsi pada jamannya. πŸ˜… aku mulai mengerjakan skripsi di semester 5. Mulai mengajukan untuk bisa penelitian bersama dosen, dan alhamdulillah langsung diterima oleh dosen yang dituju. Pada waktu itu dengan Ibu dosen tercantik dan tersabar yaitu drh.Sitarina Widyarini, MP., Ph.D yang pada waktu itu menjabat sebagai kepala departemen patologi. Dosen2 patologi terkenal galak dan serem ya gaes, tapi ibu dosen satu ini bak malaikat 😳 bener2 lembut, ramah, sabar, hampir ga pernah marah. Beliau waktu itu punya beberapa rencana penelitian dan memang ada 1 yang aka...