Langsung ke konten utama

A Unique Guest Came to Our House [True Story]

Kisah ini berawal dari kejadian sehari sebelumnya, alias Jumat 16 Maret. Waktu ba'da Ashar, di rumah kedatangan tamu yang ukuran badannya kecil, agak gemuk, kulit gelap, matanya 2, telinganya 2, idungnya 1, mulutnya 1, ekornya 1, kakinya 4. Sudah terbayangkah sosok tamu ini???
Bener bener deh ni tamu bikin gemes.Begitu dateng langsung ngumpet di belakang lemari. Waktu aku intip, dianya malah kabur. Padahal dah aku bawain stick golf buat main pukul-pukulan ala Tiger Woods VS Chris John. Karena kehilangan jejak si tamu, akhirnya orang-orang di rumah memutuskan untuk menyudahi mencari si tamu.
Sekitar jam 11 malem, aku tidur, so did my family. Ngga ada yang peduli di mana n gimana keadaan si tamu.
Paginya sekitar jam 2, aku bangun. Awalnya aku cuma denger suara "something" di atas kasur, mataku belum kebuka, tapi perasaanku udah ngga enak banget. Pas aku buka mata, ternyata..... si tamu lagi santai di sampingku. Spontan aku teriak n langsung duduk. Si tamu malah ngacir n ngumpet lagi. Mungkin dia tipe pemalu, tapi untungnya kemarin aku berhasil ngambil fotonya waktu dia lagi berpose. Check this photo out:

                      
Setelah mengalami editan menjadi kartun. Omona.. unyu-unyu banget ya. ==" 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Career Story

Hey yo, it's time to share my career story~ Aku dilantik sebagai dokter hewan di bulan Desember 2019, tapi aku sudah bekerja loh kala itu. Kok bisa??  Bisa donk, guys. Let me tell you, alhamdulillah karir dokter hewan bisa di mana2 banget dan lowongan kerja selalu ada. Bisa dari bidang peternakan, pegawai negeri, tenaga harian lepas di instansi pemerintahan, tenaga pendidik, praktisi hewan kecil, industri makanan dan minuman dari produk hewan, industri obat hewan, laboratorium yang menggunakan hewan coba, bidang konservasi, dsb. Rata-rata sangat mau menerima dokter hewan yang masih menunggu masa pelantikan, tapi sudah harus selesai masa koas. Ketika itu aku mencoba di bidang praktisi hewan kecil yang kebetulan ada lowongannya di Jogja (pada saat itu sebenarnya ada beberapa lowongan daerah Jogja, tapi ndilalahnya kepincut jadi praktisi hewan kecil). Langsung kirim berkas dan wawancara di sebuah klinik yang kebetulan juga dekat dengan rumah. Apakah langsung diterima? Hohoho,, ternyat...

Cerita Singkat tentang Praktikum di Farmako FKH UGM

Belum bisa move on dari cerita perasistenan kemarin. Hari ini cerita lagi ya. Jangan bosen-bosen ya para pembaca 😁😁 So, praktikumnya ngapain aja sih di departemen farmako FKH UGM?  Pada intinya ya tentang obat-obat hewan sih ya. Perkenalan tentang pengertian obat, sediaan-sediaan obat, cara menyiapkan sediaan (nggerus obat, bikin salep, dsb.), nimbang obat pakai timbangan obat, cara pengaplikasian obat (pakai mencit dan tikus lab), hitung-hitungan dosis, bikin simplisia, ekstrak, air infus (literally air infus berdasarkan farmakope loh ini), baca dan nulis resep. Palingan tambahannya yaitu cara handling dan restrain mencit dan tikus laboratorium.  Paling asik pas belajar handling restrain mencit dan tikus lab. Ya walaupun mahasiswa kedokteran hewan tapi ga semua punya nyali sama 2 macam hewan ini. Ada aja yang disuruh nyoba malah jejeritan, ada juga yang ga suka banget sama pupnya mereka dan langsung dilepas gitu aja. Ini mohon maaf ga ada fotonya ya,, karena tidak boleh dip...

Skripsing~ Lalala

Fakultas kedokteran hewan UGM, sama seperti fakultas lainnya yang memiliki program S1, tentunya perlu ada ujian sebelum mahasiswa dinyatakan lulus. Pada umumnya ujiannya hanya 1 kali yaitu ujian pendadaran atau sidang skripsi (bagi beberapa mahasiswa yang jadi asisten di lab. tertentu bisa juga ada ujian semacam seminar proposal). Hohoho~ ini cerita tentang skripsi ya gaes~ ngeri2 sedap~ Akupun salah satu mahasiswa yang mengerjakan skripsi pada jamannya. πŸ˜… aku mulai mengerjakan skripsi di semester 5. Mulai mengajukan untuk bisa penelitian bersama dosen, dan alhamdulillah langsung diterima oleh dosen yang dituju. Pada waktu itu dengan Ibu dosen tercantik dan tersabar yaitu drh.Sitarina Widyarini, MP., Ph.D yang pada waktu itu menjabat sebagai kepala departemen patologi. Dosen2 patologi terkenal galak dan serem ya gaes, tapi ibu dosen satu ini bak malaikat 😳 bener2 lembut, ramah, sabar, hampir ga pernah marah. Beliau waktu itu punya beberapa rencana penelitian dan memang ada 1 yang aka...